Link
Blog Archive
-
▼
2011
(10)
-
▼
Juni
(10)
- Perbedaan antara surfaktan anionik dan kationik da...
- Apakah air membeku ada 1 derajat C bila terdapat a...
- Pemisahan dan Campuran Atmosfer
- Beri Rating: Sebarkan: * Lintas Berita Digg F...
- Bagaimanakah lemak berubah menjadi energi?
- Mengapa Tubuh Kita Membutuhkan Unsur Logam
- Reaksi Kimia Sewaktu Memasak Nasi
- General Chemistry - Principlex and Modern Application
- Buku Kimia – John McMurry
- Kimia dalam Standar Nasional untuk Pendidikan Sains
-
▼
Juni
(10)
Labels
air
(1)
angin
(1)
asetil
(1)
atmosfer
(1)
besi
(1)
buku
(2)
Campuran Atmosfer
(1)
deterjen
(1)
general chemistry
(1)
info
(8)
John McMurry
(1)
kimia
(3)
kimia analitik
(2)
lemak
(1)
logam
(1)
membeku
(1)
metabolisme
(1)
Nasi
(1)
news
(1)
Petrucci
(1)
reaksi kimia
(1)
SMA
(1)
suhu
(1)
surfaktan
(1)
tekanan udara
(1)
tubuh
(1)
Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label kimia analitik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kimia analitik. Tampilkan semua postingan
1. Analisis Kation dan Anion
2. Gravimetri
3. Pemisahan berdasarkan KSP
4. Menghitung PH
5. Volumetri
6. Perhitungan normalitas
7. Senyawa Kompleks
8. Titrasi kompleksometri
9. Titrasi pengendapan
Pengertian dan Penggolongan Kimia Analitik
Kimia analitik merupakan cabang dari ilmu kimia yang mempelajari teori dan cara-cara melakukan analisis kimia baik kualitatif maupun kuantitatif. Analisis kualitatif berhubungan dengan apa yang terdapat dalam sampel sedangkan analisis kuantitatif berhubungan dengan berapa banyaknya zat dalam sampel. Untuk analisis kuantitatif, tipe analisis dapat dikelompokkan berdasarkan sifat informasi yang dicari, ukuran sampel dan proporsi konstituen yang ditetapkan.
Ruang Lingkup Kimia Analitik Untuk melakukan suatu analisis kimia, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan antara lain keterangan yang ada waktu yang dan biaya yang tersedia. Penerapan Kimia Analitik cukup luas artinya tidak hanya berperan dalam bidang kimia saja tetapi dapat juga diterapkan pada bidang-bidang lain maupun masyarakat.
Konsentrasi Larutan Larutan adalah campuran homogen dari dua macam zat atau lebih, terdiri atas pelarut dan zat terlarut. Kepekatan suatu larutan secara kuantitatif dinyatakan dengan konsentrasi. Konsentrasi larutan dapat dinyatakan sebagai molaritas, formalitas, normalitas persen komposisi maupun ppm. Bila massa zat terlarut dan volume larutan diketahui maka konsentrasi dapat dihitung demikian pula sebaliknya.